Uji kesabaranku sampai hening mengitari bumi, jika aku mampu
bertahanku di kedua kakiku meski tanpa tanganmu.
Uji kesabaranku dengan heningmu, pada kecamuk fikiranmu
sendiri sampai kenyataan membunuh ricuhnya logikamu.
Uji kesebaranku atas entah kepada apa, setauku tujuanku masih
satu, kamu.
Uji kesebaranku dengan perubahanmu atas ketidaktahuanku dan
kebodohanku dalam memahami setiap kalimat di isi kepalamu.
Uji kesabaranku dengan jauhmu dengan kilometer maupun pada
acuhmu.
Uji kesebaranku dengan menunggu, memulai dan berpura pura
tidak tahuku, aku masih sanggup menganggap semua baik baik saja.
Uji kesabaranku semaumu sesukamu, tidakkah kita sama tapi aku lebih memilihmu daripada mati ditikam keras kepalaku
Uji kesabaranku semaumu sesukamu, tidakkah kita sama tapi aku lebih memilihmu daripada mati ditikam keras kepalaku
Uji kesabaranku sampai pada batasku…
Menjadi pura pura baik baik saja
Menjadi pura pura tidak ada hal apa apa
Menjadi bagian yang salah
Menjadi bagian yang memperbaiki dan mengerti
Menjadi bagian yang selalu meniada niadakan egoku
Tapi jika sampai pada ketidaksanggupanku, bagianmu hanya
menyadari dan mempelajari diri sendiri
Kuharap kamu belajar dari dirimu bukan dari kehilanganku
