Bagaimana rasanya
menjadi hening yang panjang?
Membunuh sepi adalah
sama dengan membunuh bayanganmu sendiri
Seperti kemenangan dan
bendera yang terkibar tinggi menjulang
Hambarmu adalah semua
semua yang tanpa aku
Selamat menikmati
NK
Bagaimana rasanya
menjadi hening yang panjang?
Membunuh sepi adalah
sama dengan membunuh bayanganmu sendiri
Seperti kemenangan dan
bendera yang terkibar tinggi menjulang
Hambarmu adalah semua
semua yang tanpa aku
Selamat menikmati
NK
Seperti rangkaian kereta yang tak putus. Tidak ada yang tiba-tiba
turun dari langit, bahkan pelangi dan hujanpun melewati proses panjang. Semesta
seperti cermin besar, memantulkan apa saja yang kita keluarkan. Lantang akan
kembali lantang. Masa tidak tergantung massa. Semua bukanlah sesuatu yang acak,
melainkan alur sebab akibat yang sangat panjang, menembus dimensi waktu, bahkan
ketika udara tak dapat dihirup, alur akan tetap menjadi alur, estafet. Betapa
sibuknya Tuhan.
Jika dalam hari-harimu menemui beberapa orang yang sedang lebar
tersenyum, bisa jadi adalah buah dari orang tuanya, keluarganya, atau ribuan
tangisan sebelumnya. Sedih akan terganti, bahagia sementara. Semua melaju satu
satu.
NK
Kamu tidak akan tahu, tulisan tulisan usang, mimpi yang lebih
tinggi dari langit-langit rumah, harapan yang lebih ringan dari sehelai kapas,
akan dapat tersentuh, berbentuk, berupa pada detik yang mungkin tidak cepat,
tapi akan tepat.
Jika di sini bukan lagi tempat yang dapat ku injak, aku ingin
tetap abadi dalam ingatan-ingatan baik dan menjadi tabebuya berwarna kuning,
yang akan tetap menghujani tanah dengan warnanya yang cerah. Seperti harapan
yang akan terus tumbuh meskipun jatuh.
Aku sekarang adalah aku yang bergerak pada kemauanku, pada hal hal
yang lebih mencintai aku.
NK