Pages

May 19, 2013

Aku pernah membacamu


Aku pernah membacamu senja
Aku kira kau tak pernah ada

Aku pernah membacamu senja
sebagai mimpi abadi

Aku pernah membacamu senja
sebagai tinggi di hal yang paling tinggi, mengagumimu itu pasti

Aku pernah membacamu senja
mendakimu bukan bakatku
rengkuhku tak cukup luas untuk membuatmu terlepas

Aku pernah membacamu senja
sebagai nyata
saat matamu mataku bersama sama membaca senja

Aku pernah membacamu senja
sampai aku berkali kali pastikan lagi, apa ini mimpi?
tapi kau benar benar senja di dalam senjaku

Aku pernah membacamu senja
saat kau terus bernyanyi untukku meski bukan lagu untukku

Aku pernah membacamu senja
seperti memiliki tapi bukan memiliki

Aku pernah membacamu senja
sebagai kesalahan mengeja prasangka
Aku terlalu percaya diri
jatuh cinta padaku itu bukan bakatmu

Aku pernah membacamu senja
sebagai senja paling aku ingini lagi setiap hari

Aku pernah membacamu senja
dan aku ingin berlari berhenti lalu memaki diri sendiri
Aku harus tahu diri

Aku pernah membacamu senja
sebagai hal terlalu yang berlalu begitu saja
Aku pernah membaca matamu
dan itu bukan aku...








No comments:

Post a Comment

Coment here